Serdang Bedagai, 15 Juni 2026 – Siswa kelas 7 dan 8 SMP Edu Global Medan mengikuti kegiatan Outing Class di Desa Nipah, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk belajar dari lingkungan, budaya, dan masyarakat sekitar.
Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah workshop pembuatan kerupuk tradisional bersama masyarakat setempat. Dalam kegiatan ini, para siswa belajar secara langsung proses pembuatan kerupuk, mulai dari mengolah adonan, mencetak, hingga menggoreng hasil olahan mereka sendiri. Melalui pengalaman tersebut, siswa memahami bahwa setiap hasil yang baik membutuhkan proses, ketelitian, kesabaran, dan kerja sama.
Selain belajar tentang usaha dan kearifan lokal masyarakat pesisir, para siswa juga mengikuti kegiatan penanaman pohon bakau (mangrove) di kawasan pantai Desa Nipah. Dengan didampingi oleh masyarakat dan pendamping kegiatan, siswa diajak mengenal fungsi penting hutan mangrove sebagai pelindung pantai dari abrasi, habitat berbagai biota laut, serta salah satu upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang lingkungan hidup, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang peduli terhadap kelestarian alam. Setiap bibit yang ditanam menjadi simbol kontribusi nyata mereka dalam menjaga bumi untuk generasi mendatang.
Kegiatan Outing Class ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Interaksi langsung dengan warga Desa Nipah juga membantu siswa memahami nilai gotong royong, kerja keras, dan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam.
Melalui kegiatan Outing Class di Desa Nipah, diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dan mampu menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan kondisi nyata di lapangan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan karakter mandiri, disiplin, peduli lingkungan, serta rasa tanggung jawab sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pengalaman menanam pohon bakau diharapkan dapat menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan menjadi generasi yang aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Sementara melalui workshop pembuatan kerupuk, siswa diharapkan semakin menghargai proses, kerja keras, dan potensi ekonomi lokal yang dimiliki masyarakat Indonesia.
Dengan semangat belajar dari alam dan masyarakat, SMP Edu Global Medan terus berkomitmen menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli, kreatif, dan siap menjadi agen perubahan bagi masa depan.
"Satu hari belajar di Desa Nipah, sejuta pelajaran tentang kerja keras, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan.


