Osaka, Jepang – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Enam siswa SMP Edu Global School (EGS) berhasil mengharumkan nama sekolah sekaligus Indonesia dengan meraih Silver Medal (Medali Perak) pada ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 yang diselenggarakan di Osaka, Jepang, pada 1–7 Juli 2026.
JDIE merupakan kompetisi inovasi bertaraf internasional yang mempertemukan para inovator, pelajar, mahasiswa, akademisi, hingga peneliti dari berbagai negara untuk mempresentasikan karya terbaik di bidang desain, teknologi, kesehatan, dan inovasi yang mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan kehidupan. Keikutsertaan dalam ajang ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta daya saing di tingkat global.
Tim SMP Edu Global School yang berhasil meraih penghargaan tersebut terdiri atas Muhammad Zavi Al Khalifi, Naura Putri Ansari Siregar, Alzena Moza Atifasyahra, M. Farouq Munichan, Alexandre Fachri Al Mubaraq, dan Fathan Firza Elhusain Aceh.
Dalam kompetisi ini, tim memperkenalkan sebuah inovasi kesehatan bertajuk PhytoCool, yaitu plester kompres gel penurun panas berbahan alami. Produk ini dikembangkan sebagai alternatif kompres yang lebih praktis, aman, dan nyaman digunakan, khususnya bagi anak-anak. Dengan memanfaatkan ekstrak tanaman herbal yang memiliki efek menyegarkan dan membantu menurunkan suhu tubuh, PhytoCool hadir sebagai inovasi yang menggabungkan ilmu pengetahuan, kesehatan, dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Proses pengembangan PhytoCool dilakukan melalui berbagai tahapan, mulai dari identifikasi permasalahan, studi literatur, penelitian sederhana, pengembangan formula, pembuatan prototipe, hingga penyempurnaan desain produk. Seluruh proses tersebut melatih siswa untuk berpikir ilmiah, bekerja sama dalam tim, serta mengasah kemampuan komunikasi melalui presentasi di hadapan dewan juri internasional.
Keberhasilan meraih Medali Perak menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai negara, tim Edu Global School mampu menunjukkan kualitas riset, kreativitas, dan kemampuan presentasi yang membanggakan.
Selain mengikuti kompetisi, para siswa juga memperoleh pengalaman internasional yang sangat berharga melalui interaksi dengan peserta dari berbagai negara. Mereka berkesempatan bertukar ide, memperluas wawasan, serta mempelajari berbagai inovasi yang dikembangkan oleh generasi muda dunia. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun karakter sebagai pembelajar global yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Prestasi di ajang JDIE 2026 menjadi salah satu bukti nyata komitmen Edu Global School dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada inovasi, riset, kreativitas, dan pengalaman belajar bertaraf internasional. Sekolah terus mendorong peserta didik untuk tidak hanya menjadi pembelajar yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata melalui karya-karya inovatif.
Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal bagi lahirnya lebih banyak inovator muda Indonesia dari Edu Global School yang mampu bersaing di kancah internasional, mengharumkan nama bangsa, serta memberikan kontribusi positif bagi dunia melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.
Congratulations, Edu Globalians! Teruslah berkarya, berinovasi, dan menjadi inspirasi bagi generasi masa depan.
